Sumenep, teliksandi.net- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, M Ramzi menyoroti kinerja pengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pragaan.
Hal itu ia lakukan setelah dia mendapat laporan bahwa menu MBG dikeluhkan oleh wali siswa karena nasinya basi dan berulat.
Pria yang karib disapa Ramzi itu menilai, kasus tersebut terjadi karena pelaksanaan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat tidak membatasi dengan ketat.
“Kasus tersebut terjadi berarti pengawasannya lemah, mestinya tidak sampai terjadi. Apalagi MBG ini baru,” ujarnya.
Kasus tersebut, kata Ramzi, menandakan MBG hanya dilaksanakan untuk memenuhi target, bukan untuk memberikan manfaat kepada siswa.
“Itu bisa tidak bergizi gratis, itu bisa kayak yang di Kabupaten Pamekasan, orang sakit dan keracunan,” ucapnya.
Oleh karena itu, Ramzi meminta pengelola MBG harus berhati-hati dan mempertimbangkan aspek-aspek kesehatan.
“Kalau masih terjadi lagi, berarti ada unsur kesengajaan. Pihak-pihak yang berkompeten harus menghentikannya,” tutupnya.(*)













