Sumenep, teliksandi.net – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, kembali menuai sorotan.
Menu MBG yang diberikan berupa sajian nasi putih, sayur kol dan mie, ayam suwir, buah jeruk, serta susu kotak. Namun yang menjadi perhatian masyarakat adalah olahan mie yang terlihat tidak segar dan diduga sudah menjadi dasar.
Kondisi tersebut memicu protes dari salah satu guru melalui unggahan di Facebook pribadinya, ia menuliskan keluhan terkait kualitas makanan yang diberikan kepada siswa dengan dugaan bahwa makanan tersebut tidak layak dikonsumsi.
“Menu MBG mulai tidak diperhatikan, bheruuuiiii…!(basi, red),” tulis salah seorang guru dalam unggahannya yang menandai beberapa guru lainnya, Selasa (19/11/2025).
Unggahan tersebut memantik kekhawatiran para orang tua dan masyarakat terkait pengawasan dan kualitas menu MBG yang dinilai asal-asalan dan meminta untuk melaporkannya.
“Laporkan segera,” komentar warganet,
“Punya Aisyah kls 1 MI teppa’kase beruii pak (Punya Aisyah kelas satu MI dapat MBG yang basi pak, red),” timpalnya.
Hingga berita ini diturunkan, salah satu Satuan Pelaksana Program Pemberian Gizi (SPPG) di Kecamatan Pragaan, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan menu dasar tersebut.
Kasus ini menambah daftar kritik terhadap pelaksanaan MBG di beberapa sekolah, terutama terkait distribusi dan kelayakan makanan yang harusnya memenuhi standar gizi dan keamanan pangan bagi siswa. (*)













