Sumenep, teliksandi.net- Kasus campak di Kabupaten Sumenep kian hari kian mengalami kenaikan. Dinas Kesehatan Sumenep mencatat, per tanggal 27 Agustus 2025 kemarin, jumlah kasus campak di kabupaten mencapai 2.321 orang.
Menanggapi semakin masifnya sebaran wabah tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Sabtu (23/8/2025).
Kunjungan tersebut bermaksud meman memantau langsung pelayanan kesehatan, terutama penanganan kasus campak pada anak-anak di wilayah Sumenep.
“Teman-teman dokter maupun nakes di RSUD dr. H. Moh. Anwar sudah memberikan pelayanan luar biasa. Mereka tetap mengedepankan yang terbaik bagi pasien,” katanya disela-sela kunjungan.
Lebih lanjut, Khofifah, sapaan akrab Gubernur Jatim mengapresiasi kerja tenaga medis yang disebutnya tidak mengenal lelah menangani pasien campak. Ia juga menekankan perlunya kerja sama lintas sektor.
“Semua harus terlibat. Persoalan campak tidak bisa ditumpukan hanya pada tenaga kesehatan atau dokter. Harus melibatkan lintas sektoral, termasuk para kepala desa,” terangnya.
Sementara itu, dokter spesialis anak RSUDMA Sumenep, Anita Febriana, menjelaskan delapan pasien anak dirawat akibat campak. Seluruhnya dalam kondisi stabil, bahkan dua pasien siap dipulangkan.
“Alhamdulillah, kondisinya semua membaik. Insya Allah sebagian anak hari ini bisa dipulangkan,” ungkap Anita panggilan akrabnya.
Ia menambahkan, kehadiran Gubernur Khofifah di RSUDMA menjadi energi baru bagi tim medis. Menurutnya, kunjungan itu memberi semangat tambahan bagi tenaga medis maupun pasien.
“Kami sangat berterima kasih. Semoga ini menjadi motivasi bagi kami dan memberi dorongan semangat bagi para pasien untuk cepat sembuh,” pungkasnya. (*)













